Ssst.. (Karena Rasa Tak Selamanya: 3)

Menyambutmu
Bagai anak kecil melihat dua potong cookies coklat dalam nampan
Girangku
Ibarat anak SMP bertemu dengan jam makan siang
Takutku
Lebih dari sekedar bertamu ke rumah yang penuh sawang

Rindu
Ah, berlebihan
Bukan seperti matahari yang selama hidupnya
Tidak pernah berduaan dengan bulan
Tapi rindu ini menyesakkan
Lebih dari sekedar perasaan sesak karena belum sarapan
Dan rindu ini menyesakkan sekali
Bercampur dengan sebercak noktah kuatir

Lalu, rasa ini apa?
Menyambutmu membuatku bodoh
Tidak bisa kubedakan mana girang, mana takut
Dan mana rindu
Menyambutmu membuat dunia jungkir balik
Dan ssst…
Membuatku membencimu sedikit

22:39 Along christina perry and coffee
                                      
                   

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s