Tetap Sehat Saat Ramadhan: Atur Makan yuk

Ramadhan musti menang ^^


Puasa Ramadhan itu menyehatkan asal mengikuti pola makan dengan benar. Banyak orang berharap semakin sehat dan berat badan mereka akan berkurang dengan berpuasa. Padahal belum tentu. Justru banyak orang kaget karena setelah puasa lingkar perut mereka semakin lebar. Faktor yang paling penting yang mempengaruhi hal tersebut adalah apa yang dimakan saat jam-jam buka sampai sahur.

Agar puasa Ramadhan bisa tetap produktif , kita perlu mengatur pola makan yang membuat kita tetap fit. Jika kita makan terlalu banyak dan yang enak-enak, kita akan lebih mudah terserang sakit seperti nyeri kepala, migrain, dan nyeri ulu hati selama berpuasa. Makan terlalu banyak bukan hanya merusak tubuh tapi juga mempengaruhi suasana spiritual seseorang selama Ramadhan. Karena makan terlalu banyak justru akan menjauhkan dari esensi puasa Ramadhan, yaitu menahan nafsu serta kesederhanaan. Pola makan yang baik selama Ramadhan seharusnya sederhana, mudah, dan tidak terlalu berbeda dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Makanan yang baik dikonsumsi selama Ramadhan adalah makanan yang mengandung karbohidrat komplek. Karbohidrat komplek ini sangat baik dikonsumsi terutama saat sahur. Karbohidrat komplek seperti biji-bijian, gandum utuh, wholemeal flour, beras merah, madu, jagung, kentang, kacang-kacangan dan sejenisnya akan membantu tubuh menegeluarkan energi perlahan selama puasa. Bukan hanya karbohidrat komplek, umat islam juga dianjurkan mengonsumsi makanan kaya serat. Makanan kaya serat akan dicerna perlahan oleh tubuh sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama dan tidak cepat lapar. Contoh dari makanan kaya serat adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Karena sangat penting, sayur-sayuran dan buah-buahan adalah menu wajib saat Ramadhan.

Terlalu banyak konsumsi makanan yang sangat manis dan berlemak terutama saat sahur tidak dianjurkan.

Makanan yang digoreng juga harus dibatasi. Makanan tersebut cenderung membuat perut tidak nyaman. Karena hal itu, Anda bisa merasakan perut kembung dan cepat lapar. Makanan yang sangat manis dan berlemak juga akan menaikkan berat badan Anda, meski sedang puasa. Selain itu, minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda juga tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur. Karena kafein akan merangsang tubuh untuk buang air kecil lebih sering, akibatnya, tubuh berisiko dehidrasi yang membuat lemas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s